DESA GUMUK REJO — Petugas kesehatan bersama kader Posyandu menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai pemeriksaan dan pengelolaan dahak bagi masyarakat Desa Gumuk Rejo. Kegiatan ini digelar sebagai upaya edukasi dini untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap gejala gangguan saluran pernapasan, khususnya penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC).
Dalam sesi materi, petugas kesehatan memberikan penjelasan secara mendalam mengenai perbedaan antara batuk biasa dan batuk berdahak yang memerlukan penanganan medis khusus. Warga dibekali pemahaman tentang ciri-ciri dahak yang perlu diwaspadai dari segi warna, tekstur, serta durasi batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu.
Selain memberikan materi teori, petugas juga memperagakan tata cara pengeluaran dahak yang benar (dahak efektif) agar sampel yang diambil saat pemeriksaan laboratorium dapat memberikan hasil yang akurat. Petugas turut menyoroti pentingnya etika batuk, menjaga kebersihan lingkungan rumah, memastikan sirkulasi udara yang baik, serta larangan membuang dahak di sembarang tempat guna mencegah penularan penyakit di lingkungan sekitar.
Melalui penyelenggaraan penyuluhan ini, Pemerintah Desa Gumuk Rejo berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan paru-paru semakin meningkat, serta warga tidak ragu untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.